Serba-Serbi - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baru-baru ini telah memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait keberadaan makhluk luar angkasa atau yang kerap disebut alien. NASA mengklaim jika alien kemungkinan tinggal di Planet Jupiter.
Pernyataan tersebut diungkapkan dalam acara Konferensi Goldschmidt 2020 beberapa waktu lalu. Meski demikian, pernyataan NASA tersebut masih belum ditinjau oleh rekan sejawat. NASA menyebutkan jika alien berpotensi tinggal di salah satu bulan miliki Planet Jupiter yang bernama Europa.
Salah satu ilmuwan NASA, Mohit Melwani Daswani mengungkapkan pihaknya telah menciptakan model baru untuk meneliti Bulan Europa di Planet jupiter tersebut. Ia bersama timnya tengah menganalisa kemungkinan apakah bulan memiliki lautan di bawah permukaannya atau tidak.

Penelitian terbaru seolah semakin membenarkan penemuan tersebut. Dalam studi terbaru, diketahui jika ada gumpalan air yang berasal dari Bulan Europa dan bulan milik Saturnus yaitu Enceladus. “Europa adalah salah satu peluang terbaik kami untuk menemukan kehidupan di Tata Surya kita,” kata Daswani bandarq online
”Model-model yang kami gunakan menunjukkan bahwa lautan ternyata ada di bulan-bulan lain seperti Gaymede dan Titan,” sambungnya. “Namun, kami masih perlu memahami beberapa poin seperti bagaimana cairan bermigrasi melalui bentuk batuan Europa.”

Sementara itu, Badan Antariksa Eropa (United Space in Europe) pada Desember 2019 meluncurkan satelit CHEOPS atau Characterizing Exoplanet Satellite demi mencari kehidupan alien. Satelit CHEOPS diluncurkan untuk memahami karakteristik dunia alien yang konon hidup di tata surya kita.


Tidak ada komentar